Minggu, 15 Januari 2012

Di Inggris Jumlah Mualaf Meningkat Pesat

VIVAnews.com - Jumlah pemeluk Islam di Inggris meningkat dua kali lipat 
dalam sepuluh tahun terakhir. Ribuan warga di Inggris setiap tahun 
mempelajari Islam dan selanjutnya menjadi mualaf.

Demikian menurut harian The Independent, Selasa 4 Januari 2011, berdasarkan 
survei beberapa badan sensus di kerajaan itu. Mereka terdiri dari badan 
swasta mandiri, karena badan sensus pemerintah Inggris tidak memiliki data 
apakah seseorang memeluk agama sejak lahir atau pindah agama.

Salah satu badan tersebut adalah Faith Matters, sebuah badan pemikir Islam 
di Inggris. Badan ini memperkirakan jumlah warga Inggris yang pindah 
keyakinan menjadi Muslim sejak satu dekade silam telah mencapai 100.000 
orang.

Angka itu jauh lebih besar dibanding proyeksi sebelumnya, yaitu antara 
14.000 sampai 25.000 jiwa. Setiap tahun, menurut badan ini, sedikitnya 
5.000 orang menjadi mualaf.

Sementara itu suatu lembaga survei di Skotlandia mengungkapkan bahwa pada 
2001, diperkirakan terdapat 60.699 warga Inggris beragama Muslim. Badan ini 
memperkirakan sebanyak 5.200 warga pindah ke Islam dalam setahun. Sedangkan 
menurut penelitian di Jerman dan Prancis, diperkirakan angka pemeluk Islam 
di Inggris setiap tahunnya adalah 4.000 orang.

Survei beberapa badan tersebut menunjukkan perbedaan jumlah. Namun, 
Direktur Faith Matters, Fiyaz Mughal, mengatakan bahwa perbedaan angka ini 
biasa terjadi karena menghitung jumlah umat yang berganti agama itu sangat 
sulit.

“Laporan ini adalah perkiraan angka yang terbaik berdasarkan jumlah sensus, 
data pemerintahan lokal, dan survei di mesjid-mesjid,” ujar Mughal.

Jumlah pemeluk Islam di Inggris terus bertambah dari tahun ke tahun 
walaupun berita miring tentang Islam masih terus bertebaran. Mughal 
menjelaskan justru inilah yang menjadi salah satu pemicu banyaknya orang 
yang memeluk Islam. Banyak dari para pemeluk penasaran dengan apa itu Islam 
dan mulai mempelajarinya.

“Warga tertarik untuk mencari tahu apa itu Islam dan ketika mereka 
menemukan kenyataan yang berbeda dari yang mereka kira, sebagian tidak 
peduli namun sebagian lagi menyukai apa yang mereka temukan dan 
memeluknya,” ujar Mughal.

Menurut data pemerintah Inggris, sekitar dua juta warga beragama Islam atau 
tiga persen dari total populasi. Umat Islam merupakan kelompok jemaah 
non-Kristiani terbesar di Inggris.



Kunjungi juga :







  •  

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar